Penerapan Regulasi Diri dalam Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Makassar
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen melalui desain satu kelompok pretest posttest yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap kemandirian belajar mahasiswa, dengan populasi sebanyak 276 mahasiswa dan sampel 13 mahasiswa Prodi BKPI Universitas Muhammadiyah Makassar. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh regulasi diri dalam meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa, yang ditunjukkan oleh hasil pretest regulasi diri dengan 23,1% mahasiswa berada pada kategori rendah, 61,5% kategori sedang, dan 15,4% kategori tinggi, serta pretest kemandirian belajar dengan 15,4% kategori rendah, 69,2% kategori sedang, dan 15,4% kategori tinggi. Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data regulasi diri (sig. 0,207) dan kemandirian belajar (sig. 0,265) berdistribusi normal karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Selanjutnya, hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat perbedaan signifikan kemandirian belajar mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan regulasi diri.