Keteladanan Rasulullah SAW dalam Pengajaran Al-Qur’an (Analisis terhadap Tafsir Ibnu Katsir)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini berfokus pada penerapan prinsip Qudwah Hasanah (keteladanan) dalam pengajaran Al-Qur'an menurut Tafsir Ibnu Katsir. Fenomena krisis moralitas dalam beberapa institusi pendidikan Islam, termasuk pesantren, memunculkan urgensi untuk meninjau kembali metode pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Sebagai objek kajian, penelitian ini mendalami pendekatan teladan Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam dalam pembelajaran Al-Qur'an, sebagaimana dijelaskan dalam tafsir Al-Qur’an Al-‘Adzim karya Ibnu Katsir. Rumusan masalah mencakup bagaimana prinsip Qudwah Hasanah diaplikasikan dalam pengajaran Al-Qur’an dan kontribusinya terhadap pengembangan pendidikan Islam yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi relevansi dan efektivitas pengajaran Al-Qur’an berdasarkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari kitab tafsir, hadits, literatur akademik, dan artikel relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk memahami penerapan keteladanan Rasulullah dalam pengajaran Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip keteladanan Rasulullah dalam pengajaran Al-Qur'an meliputi metode talqin (pengajaran melalui pengulangan), sikap kasih sayang, dan pengamalan ilmu. Ketiga aspek ini tidak hanya efektif dalam mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter moral, spiritual, dan sosial peserta didik.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.