Di Balik Jabatan Kasus Korupsi Pejabat: Analisa Hukum Islam

Main Article Content

Aisyah Nur Afifah
Chintiya Bella Adhitiya
Sri Isnani Setiyaningsih

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dugaan tindak pidana korupsi yang diduga melibatkan Bupati Pati sebagai bentuk refleksi atas permasalahan dalam tata kelola pemerintahan daerah di Indonesia. Kajian ini fokus pada identifikasi bentuk, pola, serta dampak korupsi terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti pemerintahan, birokrasi, politik, ekonomi, dan masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga menelaah hambatan serta upaya pemberantasan korupsi berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode yuridis normatif serta studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian kepustakaan yang meliputi peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, laporan lembaga terkait, serta berbagai sumber pemberitaan yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengkaji hubungan antara ketentuan hukum dengan praktik yang dimaksudkan pada kewenangan di tingkat daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik korupsi di lingkungan pemerintahan daerah bersifat sistematis dan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti suap, gratifikasi, penggelapan, pemerasan, serta memahami kewenangan dalam perizinan. Dampaknya tidak hanya menimbulkan kerugian keuangan negara, tetapi juga menurunkan kualitas pelayanan publik, menurunkan kepercayaan masyarakat, menghambat pertumbuhan ekonomi, serta mengganggu stabilitas politik dan birokrasi. Selain itu, ditemukan bahwa lemahnya sistem pengawasan, rendahnya integritas aparatur, serta budaya yang masih toleran terhadap korupsi menjadi faktor utama yang menghambat upaya pemberantasannya.

Article Details

Section
Articles