Pengaruh Covid-19 terhadap Kenaikan Korupsi Bansos di Indonesia

Main Article Content

Nadiyatul Haq
Dwi Syafitri
Novia Fathin
Sri Isnani Setiyaningsih

Abstract

Korupsi bantuan sosial (bansos) pada masa pandemi COVID-19 menjadi persoalan serius karena terjadi di tengah kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dan sangat membutuhkan bantuan pemerintah. Penyalahgunaan dana bansos oleh sejumlah pejabat dan oknum tertentu menunjukkan lemahnya integritas, pengawasan, serta transparansi dalam penyaluran bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya korupsi bansos selama pandemi COVID-19 serta mengkaji upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Penelitian ini menggunakan teori korupsi dan teori good governance yang menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui pengkajian jurnal ilmiah, laporan lembaga resmi, dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi darurat pandemi menyebabkan percepatan proses distribusi bantuan, lemahnya pengawasan, serta kurangnya keterbukaan data sehingga membuka peluang terjadinya penyimpangan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan, transparansi data, dan penegakan hukum yang tegas untuk mencegah praktik korupsi bansos di masa krisis.

Article Details

Section
Articles