Kedudukan Hukum Islam dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia: Studi Penerapan Syariat Islam di Aceh
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya sistem hukum pluralistik di Indonesia yang mengakui keberadaan hukum adat, hukum Islam, dan hukum Barat dalam kehidupan masyarakat. Aceh menjadi daerah yang memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan dan penerapan hukum Islam dalam sistem hukum nasional Indonesia dengan fokus pada Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam memiliki kedudukan yang diakui dalam sistem hukum nasional Indonesia, khususnya melalui lembaga Peradilan Agama dan berbagai peraturan perundang-undangan. Di Aceh, penerapan hukum Islam diwujudkan melalui pembentukan Qanun sebagai dasar pelaksanaan syariat Islam, termasuk Qanun Aceh tentang Hukum Jinayat. Penerapan tersebut mencerminkan adanya pengakuan negara terhadap kekhususan daerah dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai tantangan, seperti harmonisasi antara hukum Islam dan hukum nasional, efektivitas penegakan hukum, serta perlindungan hak asasi manusia. Diperlukan penguatan regulasi, koordinasi antarlembaga, dan peningkatan pemahaman masyarakat agar penerapan hukum Islam di Aceh dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan prinsip hukum nasional Indonesia.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Afdhal, M., Azis, A., & Muntazar, N. (2025). Eksistensi Qanun Syariat Islam Aceh dalam Sistem Hukum Indonesia : Tinjauan Hukum Tata Negara Islam dan UUD 1945. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2).
Al-afify, H. Z., & Firmansyah, M. (2025). Penerapan Qanun Jinayat di Aceh. Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 3(1), 188–197. https://doi.org/https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v3i1.1956
Azimi, Z. (2026). EFEKTIVITAS PENERAPAN QANUN JINAYAH ACEH: TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR. Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 20(1), 54–63.
Elsa Denisa, Annisa Futri Azzahra, Alika Chairana Achtia, Muhammad Ilham Sabila, D. N. (2025). Kedudukan dan Proses Legislasi Qanun Aceh dalam Sistem Hukum Nasional. Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 24, 1102–1114.
Gayo, A. A. (2017). Aspek hukum pelaksanaan qanun jinayat di provinsi Aceh. . . Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(740), 131.
Husen, M., & Rusli, M. (2024). Tantangan dan Inovasi Pendidikan Dayah Aceh dalam Pusaran Globalisasi dan Digitalisasi. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(1), 325–336. https://doi.org/10.71153/wathan.v1i3.164
Irwansyah, O., & Putra, A. (2015). KEDUDUKAN HUKUM ISLAM DALAM SISTEM HUKUM DI INDONESIA 1 Oleh : Irwansyah Adi Putra 2. III(4), 138–142.
Mardani. (2009). Kedudukan Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional. Mardani. Kedudukan Hukum Islam Dalam, 6(2), 267–287. https://doi.org/10.24235/inklusif.v6i2.9747
Muktarruddin, Putri Imelda, Natasya, Alpa Rizky, M. S. K. P. (2023). Dinamika Dominasi Ulama Dalam Menetapkan Urusan Hukum Keislaman di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (pp. 12849–12860). https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Nuribadah Nuribadah, Muhammad Daniel Arifin, Agsel Awanisa, Dairani Dairani, Dio Prasetyo Budi, Abdul Kahar Maranjaya, Renaldy Eka Putra, Ahmad Rosidi, Didik Sudiarto, Edi Saputra, M. A. R. (2026). Hukum Tata Negara: Fondasi, Lembaga dan Praktik Ketatanegaraan Indonesia (R. Taufik (ed.)). https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=iXq_EQAAQBAJ&oi=fnd&pg= PP1&dq=Menurut+Bagir+Manan,+penerapan+hukum+Islam+di+Aceh+merupakan+bentuk+integrasi+antara+hukum+agama+dan+hukum+negara.+Integrasi+tersebut+dilakukan+melalui+mekanisme+peraturan+perunda
Nurlaila Hanum. (2026). Eksistensi Peradilan Islam dalam Penyelesaian Perkara Perceraian. AL HUKMU: Journal of Islamic Law and Economics, 5(1), 65–76. https://doi.org/https://doi.org/10.54090/hukmu.921
Pardede, R., Hukum, M. I., & Kuning, U. L. (2025). Analisis Faktor Penghambat Penegakan Hukum Terhadap. Lancang Kuning Law Journal, 2(1), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.31849/lklw.v1i01.23281 ANALISIS
Rolib Sitorus, Ricky Banke, Joy Zaman Felix Saragih, & Frederick Xaverius Tjipto. (2025). Dinamika Pembentukan Hukum Nasional Indonesia. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 644–656. https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i2.4313
Sanur, D. (2020). Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus di Aceh [Implementation of Special Autonomy Policies In Aceh]. 11(1), 65–83. https://doi.org/10.22212/jp.v11i1.1580
Yusuf, M. (2019). Efektivitas Pelaksanaan Hukum Jinayat di Aceh Muhammad Yusuf. Samarah : Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 3(1), 117–132. http://jurnal.arraniry.ac.id/index.php/samarah