Pemanfaatan Kearifan Perempuan dalam Menjaga Keberlanjutan Ekosistem Ekonomi Keberlanjutan

Main Article Content

Duwy Oktavia Ramadani
Harini Putri Ramadhani
Suryaningsi

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan kearifan perempuan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem serta perannya dalam mendukung ekonomi berkelanjutan pada komunitas lokal. Perempuan diposisikan sebagai aktor strategis dalam pewarisan dan penerapan nilai-nilai kearifan ekologis yang berkontribusi pada efisiensi pemanfaatan sumber daya alam dan ketahanan ekonomi berbasis komunitas, yang tercermin dalam praktik pemilihan benih lokal, pengelolaan sumber daya air berbasis nilai budaya, serta penerapan sistem pertanian beragam yang mendukung keanekaragaman hayati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap perempuan di komunitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan perempuan berkontribusi signifikan terhadap konservasi ekosistem berbasis komunitas, adaptasi terhadap perubahan lingkungan skala mikro, serta penguatan ekonomi berkelanjutan melalui praktik produksi ramah lingkungan dan berbiaya rendah, namun pemanfaatannya belum optimal akibat hambatan struktural seperti dominasi budaya patriarki dalam pengambilan keputusan ekonomi, tingginya beban kerja domestik, serta keterbatasan akses perempuan terhadap kepemilikan lahan dan kebijakan ekonomi formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran perempuan melalui kebijakan yang responsif gender merupakan prasyarat penting untuk mengintegrasikan kearifan perempuan secara berkelanjutan dalam strategi pengelolaan ekosistem dan pembangunan ekonomi lokal.

Article Details

How to Cite
Pemanfaatan Kearifan Perempuan dalam Menjaga Keberlanjutan Ekosistem Ekonomi Keberlanjutan. (2026). Journal of Economic Studies, 1(3), 197-203. https://ejournal.risetanakbangsa.id/jeta/article/view/788
Section
Articles

How to Cite

Pemanfaatan Kearifan Perempuan dalam Menjaga Keberlanjutan Ekosistem Ekonomi Keberlanjutan. (2026). Journal of Economic Studies, 1(3), 197-203. https://ejournal.risetanakbangsa.id/jeta/article/view/788

References

Agarwal, B. (2017). Gender and Command over Property: A Critical Gap in Economic Analysis and Policy. World Development, 95, 239–254.

Ahmad, F., & Budi, A. (2015). Peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam Mediasi Kebijakan Konservasi Hutan dan Pemberdayaan Perempuan Adat. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 18(3), 256–270.

Ananda, G. A. (2024). Bank Sampah Berbasis Komunitas Perempuan: Model Inovatif Pengelolaan Limbah Rumah Tangga di Daerah Urban. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 12-25.

Berkes, F. (2018). Sacred Ecology: Traditional Ecological Knowledge and Resource Management. Routledge.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE Handbook of Qualitative Research. SAGE Publications.

Dewi, I. K., & Priyono, B. (2021). Beban Ganda Perempuan dan Partisipasi dalam Konservasi Mangrove di Pesisir Utara Jawa. Jurnal Studi Gender dan Pembangunan, 8(2), 115–130.

Fitriani, N. (2022). Kearifan Lokal Perempuan dalam Pengelolaan Sumber Daya Air: Studi Kasus di Subak Bali. Jurnal Sosiologi Pedesaan dan Pertanian, 7(1), 45-60.

Hadi, S. P. (2018). Peran Polikultur dalam Pertanian Berkelanjutan: Perspektif Ekologis dan Gender. Jurnal Agronomi Indonesia, 46(2), 150–158.

Hasan, R. (2023). Perempuan sebagai Penanda Iklim: Pengetahuan Ekologis Tradisional dalam Adaptasi Perubahan Musim. Jurnal Ketahanan Pangan dan Lingkungan, 10(1), 30–45.

IUCN & UNDP. (2019). Gender-Responsive Climate Change Adaptation: A Toolkit for Practitioners. IUCN & UNDP Report.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Laporan Status Keanekaragaman Hayati Indonesia. KLHK Press.

Lestari, D. S., & Nurani, L. (2019). Akses Perempuan terhadap Informasi Lingkungan dan Teknologi Hijau di Pedesaan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 17(2), 98–110.

Mies, M., & Shiva, V. (2014). Ecofeminism. Zed Books.

Muthuri, J. (2018). Women’s Participation in Environmental Decision-Making: Barriers and Opportunities in Developing Countries. Environmental Management Review, 45(4), 501–515.

Permadi, R. (2023). Ketimpangan Hak Atas Tanah dan Dampaknya pada Posisi Konservasi Perempuan Adat. Jurnal Hukum Agraria, 11(1), 78–92.

Pranoto, T. (2023). Peran Tokoh Agama dan Adat dalam Menggeser Budaya Patriarki Menuju Keadilan Gender dan Lingkungan. Jurnal Kajian Budaya dan Masyarakat, 12(1), 22-38.

Rahmawati, A. (2020). Inisiatif Bank Sampah Wirosaban Mandiri: Model Pemberdayaan Ekonomi dan Lingkungan Berbasis Perempuan. Jurnal Pembangunan Sosial, 5(1), 1–15.

Rani, A. (2020). Transmisi Nilai-nilai Konservasi: Peran Ibu sebagai Agen Sosialisasi Lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Lingkungan Hidup, 2(3), 112–125.

Santoso, D. (2015). Patriarki dan Pengambilan Keputusan dalam Pengelolaan Sumber Daya Hutan Komunitas. Jurnal Sosiologi, 20(2), 180–195.

Saraswati, T. (2019). Pengetahuan Tanaman Obat Perempuan Lokal dan Kontribusinya pada Keanekaragaman Hayati Hutan. Jurnal Biologi Tropika, 6(3), 150–165.

Shiva, V. (2016). Staying Alive: Women, Ecology and Development. North Atlantic Books.

Spradley, J. P. (2016). Participant Observation. Waveland Press.

Suharti, S. (2022). Akses Perempuan terhadap Pendidikan dan Teknologi Lingkungan dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 9(1), 45-60.

Sutrisno, A. (2022). Prinsip Cukup dan Berkelanjutan: Evaluasi Praktik Pemanenan Hasil Alam oleh Perempuan Adat. Jurnal Konservasi Sumber Daya Alam, 5(1), 1–18.

Tampubolon, R. (2017). Diskrepansi antara Kearifan Lokal dan Kebijakan Konservasi Pemerintah Pusat di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 8(2), 112–128.

UN Women. (2021). Women’s Participation in Environmental Decision-Making: Global Synthesis. UN Women Publication.

Utami, P., & Wibowo, S. (2021). Kearifan Lokal Perempuan dalam Seleksi Benih dan Ketahanan Pangan Komunitas. Jurnal Agroekonomi, 12(3), 201–215.

Widodo, E. (2021). Integrasi Gender-Responsive Budgeting dalam Program Lingkungan: Sebuah Tinjauan Kebijakan. Jurnal Perencanaan Pembangunan, 6(2), 150–165.

Wirawan, J., & Dewi, R. (2020). Peran Ibu Rumah Tangga dalam Siklus Nutrisi Tanah Melalui Pengelolaan Limbah Organik. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, 3(2), 70–85.

World Bank. (2022). Indonesia Economic Prospects: The Climate Change Challenge. World Bank Report.

Wulandari, S. (2022). Dari Penerima Manfaat menjadi Agen Perubahan: Evaluasi Program Pemberdayaan Perempuan dalam Konservasi. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5(3), 101–114.

Zulkifli, S. (2016). Ritual dan Konservasi: Peran Perempuan dalam Pemulihan Ekosistem di Komunitas Adat. Jurnal Antropologi Indonesia, 40(1), 60–75.