Paradigma Investasi dalam Ekonomi Syariah: Landasan Teoritis dan Relevansinya terhadap Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Main Article Content
Abstract
Investasi merupakan salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan. Dalam perspektif ekonomi syariah, aktivitas investasi tidak hanya berorientasi pada perolehan keuntungan (profit), tetapi juga harus sejalan dengan prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan, transparansi, tanggung jawab sosial, serta larangan terhadap praktik riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma investasi dalam ekonomi syariah dengan menelaah landasan teoretis, prinsip-prinsip normatif, karakteristik, serta relevansinya terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari literatur ilmiah, buku, artikel jurnal, dan regulasi terkait investasi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi syariah memiliki karakteristik yang berbeda dengan investasi konvensional, terutama dalam aspek kepatuhan terhadap prinsip syariah, mekanisme bagi hasil, pengelolaan risiko yang lebih berkeadilan, serta orientasi pada kemaslahatan masyarakat. Selain berfungsi sebagai instrumen pengembangan modal, investasi syariah juga berkontribusi dalam menciptakan stabilitas ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan pembangunan yang berkelanjutan melalui penguatan sektor riil dan kegiatan ekonomi yang produktif. Paradigma investasi syariah memiliki relevansi yang kuat sebagai alternatif sistem investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada nilai etika, keadilan sosial, dan keberlanjutan pembangunan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Ascarya, & Yumanita, D. (2020). Analisis efisiensi perbankan syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 10(1), 1–15.
Askari, H., & Mirakhor, A. (2015). Risk sharing, public policy and the contribution of Islamic finance. PSL Quarterly Review, 68(273), 279–302. https://doi.org/10.13133/2037-3643/13022
Anisa, D. (2024). Model Bisnis Berkelanjutan Era Modern Kajian Hukum Ekonomi Syariah. Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi, 10(2), 375-389.
Firdaus, M. I., & Fitiyani, M. (2021). Shariah perspective on investing in Islamic capital market: A qualitative study. Journal of Islamic Economic and Business Research, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.18196/jiebr.v2i1.45
Hidayat, S., & Wibowo, A. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan investasi syariah. Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah, 8(2), 120–135.
Nasution, M. E., & Huda, N. (2022). Perkembangan investasi syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 13(1), 25–40.
Nurjaman, M. I. (2021). The concept of the capital market according to conventional and Islamic perspectives. Journal of Economicate Studies, 6(2), 145–156. https://doi.org/10.32506/joes.v6i2.664
Prasetyo, H. A. K., Tanjung, H., & Devi, A. (2021). Multi criteria analysis for selecting sharia capital market management investment using ANP. Jurnal Manajemen, 12(2), 215–228. https://doi.org/10.32832/jm-uika.v12i2.4226
Pratama, R., & Fitriani, N. (2021). Implementasi prinsip syariah dalam investasi pasar modal. Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 9(2), 77–92.
Rahmah, Y. F., Jubaedah, D., & Dermawan, M. J. (2026). Institutional development of the Islamic capital market in Indonesia: Concepts, instruments, and regulatory challenges. Iqtisad: Journal of Islamic Economic and Civilization, 2(1), 1–18. https://doi.org/10.61630/ijiec.v2i1.17
Ramadhani, D. O., Triana, I., Herdeny, H., Aisyah, N., Sibatuara, R., & Hasanah, H. (2024). Evaluasi implikasi ekonomi Islam dalam struktur pasar modal syariah. Journal of Economics and Business, 2(2), 55–69. https://doi.org/10.61994/econis.v2i2.467
Saleem, A., Daragmeh, A., Zahid, R. M. A., & Sági, J. (2024). Financial intermediation through risk sharing vs non-risk sharing contracts, role of credit risk, and sustainable production: Evidence from leading countries in Islamic finance. Environment, Development and Sustainability, 26, 11311–11341. https://doi.org/10.1007/s10668-023-03298-7
Sari, R., & Anshori, M. (2022). Risiko dan return dalam investasi syariah. Jurnal Manajemen Keuangan Syariah, 11(1), 55–70.
Sholeh, H. I. N. (2020). Regulasi investasi pasar modal syariah di Indonesia. Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah, 2(2), 171–190. https://doi.org/10.15575/aksy.v2i2.9798
Sholikhatunnisa, S., Hasan, A., Alvadia, W., Fachrini, A., & Putri, N. D. (2024). Fungsi investasi dalam perspektif ekonomi Islam. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.35313/jaief.v5i1.5072
Soemitra, A. (2021). The policy responses towards contemporary Islamic capital market in Indonesia: The dynamics and challenges. Ekonomika Syariah: Journal of Economic Studies, 5(1), 1–15. https://doi.org/10.30983/es.v5i1.4298
Supriadi, I., Maghfiroh, R. U., & Permatasari, O. (2023). Meningkatkan ekonomi berkeadilan: Solusi pasar modal syariah di Indonesia. Journal of Islamic Economics and Philanthropy, 6(3), 310–325. https://doi.org/10.21111/jiep.v6i3.10286
Yusoff, M. B., & Oseni, U. A. (2019). Islamic finance and sustainable development goals: A systematic literature review. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 12(3), 456–478. https://doi.org/10.1108/IMEFM-06-2018-0189
Zulkhibri, M. (2018). The impact of Islamic finance on economic growth: Evidence from selected countries. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 9(4), 588–599. https://doi.org/10.1108/JIABR-01-2017-0004
Zainudin, R., Mahdzan, N. S., & Yet, C. H. (2018). The determinants of Islamic investment behaviour among retail investors. Journal of Islamic Marketing, 9(4), 874–889. https://doi.org/10.1108/JIMA-11-2016-0081
Zarrouk, H., El Ghak, T., & Abu Al Haija, E. (2017). Financial development, Islamic finance and economic growth: Evidence of the UAE. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 8(1), 2–22. https://doi.org/10.1108/JIABR-05-2015-0020